AISI: Jangan Buru-buru Kenalkan Motor Listrik, Persiapan Harus Matang

In News

news3Jakarta -Motor listrik akan segera beredar di Indonesia. Namun Asosisasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menganggap, sebelum melahirkan motor listrik persiapan harus benar-benar matang.

Menurut Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Sigit Kumala, setidaknya ada tiga hal yang harus dipersiapkan. Ketiga hal tersebut pertama adalah mengenai lingkungan apakah limbah dari baterai aman untuk lingkungan, kedua mengenai kesiapan infrastruktur dan ketiga mengenai keamanan konsumen.

“Keselamatan konsumen juga harus kita perhatikan, itu hal pokok. Terus dampak lingkungannya seperti apa. Jadi persiapannya harus benar-benar matang, bukan buru-buru keluarin produk. Kan kita bisnisnya jangka panjang, bukan cuma nyari siapa duluan,” kata Sigit kepada detikOto, Selasa (10/5/2016).

Meski begitu, Sigit menilai bahwa ide dasar motor listrik seperti Gesits yang dikembangkan Garansindo dan ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember) Surabaya ini sudah baik. Apalagi, motor listrik bisa mengurangi polusi.

“Secara ide dasarnya baik. Kan motor listrik mengurangi efek polusi. Nah tapi yang perlu diingatkan lagi itu tadi aturannya, regulasinya, dan dampak terhadap lingkungannya,” ujar Sigit.

Saat ini, AISI bersama pemerintah Indonesia sedang membahas mengenai regulasi motor listrik. Menurut Sigit, jika melihat dari sisi industri, kemungkinan motor listrik bisa siap pada 2018 atau 2019.

“Kalau lihat industrinya 2018-2019 lah. Kalau itu kan karena kawasan (ASEAN) sudah mempertimbangkan untuk meluncurkan motor listrik. Tapi kan mesti melihat kesiapan juga infrastrukturnya. Kalau infrastrukturnya belum ada konsumen mau beli enggak ya? Sama kayak mobilhybrid. Kalau kesiapan infrastrukturnya belum ada akhirnya konsumen juga berpikir ulang kan. Jadi harusdisiapin semuanya baru konsumen bisa menikmati,” jelasSigit.

Comments
  • ktc_ADM
    Reply

    Test comment

Leave a Comment